|
Dari hanya sebuah desa kecil yang didirikan pada tahun 1810 “desa” Bandung telah berkembang menjadi sebuah kota yang luas. Wilayahnya bertambah luas dan penduduknya bertambah padat dari tahun ke tahun | ||
![]() |
Luas Kota Bandung pada 1 April 1906 adalah 900 ha., menjadi
2.150 ha pada 12 Oktober 1917, 3.305 ha pada tahun 1945, 8.098 ha pada tahun
1949, dan akhirnya menjadi sekitar 16.730 ha pada 22 Januari
1987. | |
|
Perencanaan tata kota dan perluasan wilayah kota ditetapkan untuk pertama kali pada tahun 1930 oleh E.H. Karsten, yang memproyeksikan masa 25 tahun ke depan jumlah penduduk sebesar 750.000 orang ( Plan Karsten ). |
![]() | |
![]() |
![]() | |
|
Rencana Induk Kota Kotamadya Daerah Tingkat II Bandung Tahun
1985 memproyeksikan jumlah penduduk sebanyak 1.665.000 orang dengan luas wilayah
8.096 ha pada tahun 2005. | ||
![]() |
![]() | |
![]() |
Revisi Rencana Induk tahun 1985 – 2005 yang dibuat pada tahun 1992, memproyeksikan jumlah penduduk sebanyak 2.509.448 orang pada tahun 2005 dengan luas wilayah sekitar 16.730 ha. Proyeksi jumlah penduduk tahun 2005 didasarkan pada jumlah penduduk tahun 1991 sebanyak 2.096.463 orang dan laju pertambahan penduduk rata-rata di Kota Bandung. | |
![]() |
![]() | |
|
Daya tarik Kota Bandung yang menjanjikan kemudahan dalam segi materi dan predikat kota Pendidikan, telah menyebabkan terjadinya arus urbanisasi dari daerah di sekitar Kota Bandung, bahkan dari luar Provinsi Jawa Barat. Kota Bandung menjadi penuh sesak karena jumlah penduduknya melampaui besar angka yang diproyeksikan. | ||
Sabtu, 18 Mei 2013
13:39:57
Statistik Pengunjung
Online: 144
Total: 8.939.473